Pertemuan ke 5
Asslamu’alaikum warrahmatullah wabbarakatuh
Betemu lagi dengan saya,haii para pembaca blog setia saya. Sekian dua minggu saya tidak memposting resume mata kuliah manajemen operasional yaaa.Kali ini kami membahas tentang “Supply Chain Manajamen”, tidak perlu berlama-lama lagi langsung saja teman-teman menbaca resume dari saya. Semoga bermanfaat
SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
Supply Chain adalah jaringan perusahaan-perusahaan secara bersama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan konsumen dimana rangkaian ini terbentang dari penambahan bahan mentah (dibagian hulu) sampai retailer (pada hilir).
Seluruh fasilitas, fungsi, aktifitas yang terkait dengan aliran dan transformasi barang dan jasa dari material mentah hingga kustomer serta aliran informasi. suatu kelompok proses yang terintegrasi terikat sumber daya, pengelolaan dan pendistribusian produk.
Supply Chain bagi penyedia jasa biasanya :
Supply Chain adalah jaringan perusahaan-perusahaan secara bersama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan konsumen dimana rangkaian ini terbentang dari penambahan bahan mentah (dibagian hulu) sampai retailer (pada hilir).
Seluruh fasilitas, fungsi, aktifitas yang terkait dengan aliran dan transformasi barang dan jasa dari material mentah hingga kustomer serta aliran informasi. suatu kelompok proses yang terintegrasi terikat sumber daya, pengelolaan dan pendistribusian produk.
Supply Chain bagi penyedia jasa biasanya :
- ·Lebih rumit dari manufaktur
- ·Tidak terfokus pada aliran dari fisik barang
- ·Fokus terhadap sumber daya manusia dan pendukung layanan jasa
Dalam memanajemen supply chain dapat dengan cara mengelola aliran informasi melalui supply chain agar memperoleh level sinkrinisasi yang dapat meningkatkan tingkat respon perusahaan terhadap kebutuhan konsumen sembari meminimalkan biaya produksi. Kunci Efektifitas dari SCM, yaitu :
- ·Informasi
- ·Komunikasi
- ·Kooperasi (kerja sama)
- ·Kepercayaan
Dalam memanajemen supply chain juga terdapat ketidakpastian dalam supply chai, berikut ketidakpastian yang terjadi :
·Tujuan dalam SCM
·Merespon ketidakpastian dalam kuantitas permintaan konsumen tanpa menciptakan biaya yang berlebih untuk inventorisasi
·Efek negatif terkait ketidakpastian
·Keterlambatan
·Pesanan yang tidak lengkap/sempurna
·Inventorisasi
·Asuransi dalam mengatasi ketidakpastian dalam supply chain
·Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap ketidakpastian
·Peramalan permintaan yang tidak akurat
·Keterlambatan pengiriman
·Pengepakan yang tidak tepat
·Fluktuasi harga dan diskon
·Permintaan yang membludak
Pengertian antara Supply Chain dan SCM :
- ·Supply Chain adalah jaringan fisik yang meliputi perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam memasok bahan baku, memptoduksi barang maupun mengitimkannya ke pengguna akhir.
- ·SCM adalah metode, alat atau pendekatan pengelolaannya. SCM tidak hanya berorientasi terhadap internal namun juga eksternal perusahaan yang menyangkut hubungan dengan perusahaan-perusahaan besar.
Kepentingan dalam sebuah strategi SCM, yaitu :
- ·Supply chain management berkaitan dengan siklus yang llengkap dari bahan mentah dari para supplier, ke kegiatan operasional diperusahaan berkelanjutan ke distribusi sampai pada konsumen.
- ·Hal penting yang menjadi dasar pemikiran konsep ini adalah fokus pada pengurangan kesia-siaan dan pengoptimalkan nilai pada rantai pasokan yang berkaitan.
Mengelola rantai Pasokan dalam Supply Chain, yaitu :
- ·Mutual Agreement On Goa ladalah suatu integrasi supply chain yang mensyaratkan lebih dari kesepakatan dalam kontrak hubungan jual beli, perusahaan tidak hanya mengapresiasi partner dari segi uang namun juga ranta pasokan sampai dengan konsumen hal ini dapat terwujud juka kedua perusahaan memiliki kesamaan visi dan misi.
- ·Trust merupakan hubungan diantara perusahaan dan pemasok akan sukses jika resiko dan penghematan biaya dibagi dan aktivitas seperti riset konsumen, penjualan, perencanaan produksi dilakukan sebagai aktivitas bersama.
- ·Compatible Organizational Cultures budaya organisasi yang sesuai satu sama lain.
Bullwhip Effect merupakan fluktuasi kenaikan dalam order yang sering terjadi sebagai order yang bergerak melalui rantai pasokan (supply chain) yang mengakibatkan keanikan biaya seperti inventory, transportasi, pengiriman dan menerimaan.
Penyebab terjadinya bullwhip effect, yaitu :
Penyebab terjadinya bullwhip effect, yaitu :
- ·Banyaknya lapisan
- ·Jumlah keterlambatan
- ·Rasio perubahan dan fluktuasi
- ·Penempatan order pada waktu yang berbeda
- ·Fluktuasi harga (promosi)
Demikianlah resume mataeri hari ini, semoga teman-teman pembaca saya bisa memahaminya dan semoga bermanfaat.jika ada kesalahan dalam penulisan saya mohon maaf.
Wassalamu’alaikum warrahmatullah wabbrakatuh
Komentar
Posting Komentar